
(SAMPAH ORGANIK) TENAGA SURYA


SMK N 1 Penukal Utara memiliki cita – cita ingin menjadi penghasil pupuk organik (kompos) terbesar di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, karena ketersediaan bahan baku di lingkungan sekolah maupun sekitar sekolah yang sangat banyak. Sebagai kabupaten yang mayoritas penghasilan penduduknya adalah dari bertani dan berkebun, kebutuhan pupuk sangat tinggi. Sedangkan ketersediaan pupuk bersubsidi saat ini cukup sulit diperoleh, pupuk tidak bersubsidi harganya semakin mahal dan tidak terjangkau. Sehingga salah satu solusi untuk mememenuhi kebutuhan pupuk tersebut adalah dengan menggunakan pupuk organik (kompos misalnya).
Untuk mewujudkan hal tersebut telah dilakukan koordinasi dengan beberapa pihak terkait di antaranya Dinas Lingkungan Hidup kabupaten PALI. Berdasarkan hasil koordinasi dan diskusi tersebut didapat informasi bahwa salah satu alat/ mesin yang diperlukan dalam proses produksi pupuk kompos tersebut adalah mesin pencacah sampah organik (rumput) yang berfungsi untuk mencacah sampah organik (rumput) menjadi berukuran kecil agar lebih mudah teruraikan dan terfermentasi.
Mesin pencacah rumput yang ada selama ini, termasuk yang dimiliki dinas lingkungan hidup PALI masih menggunakan bahan bakar fosil (premium, pertalite, pertamax, solar, dll) dalam pengoperasiannya. Tentu menjadi kontra produktif dengan semangat ramah lingkungan dalam pengolahan pupuk kompos. Karena mesin yang menggunakan bahan bakar fosil tersebut mempunyai banyak kelemahan / kekurangan:
- Bising / Suara berisik (polusi suara)
- Menghasilkan emisi / gas buang beracun (polusi udara)
- Ketersediaan bahan bakar fosil semakin menipis dan bahkan bisa habis
Berdasarkan hal tersebut, SMK N 1 Penukal Utara memiliki ide solutif dengan cara membuat mesin pencacah rumput alternatif yang ramah lingkungan dan menggunakan sumber energi berlimpah gratis yang tersedia hampir sepanjang hari, yaitu energi matahari.
- Buku Pentunjuk Pengoperasian Mesin Pencacah Rumput Tenaga Surya
- SOP Pelayanan Pencacah Rumput Tenaga Surya



Komentar Terbaru